Rabu, 14 Januari 2009

BAB IV ISU SOSIAL DAN ETIKA DALAM SISTEM INFORMASI

  1. Apakah penggunaan internet oleh anak-anak dan remaja menimbulkan dilema etika? Mengapa atau mengapa tidak?

Menurut saya jawabnya ya!. Karena.di Era globalisasi ini mampu mengakses internet sesungguhnya merupakan suatu awal yang baik bagi pengembangan wawasan anak dan remaja. Sayangnya, anak juga terancam dengan banyaknya informasi buruk yang membanjiri internet. Melalui internetlah berbagai situs bermuatan seks, kekerasan, dan lain-lain seperti yang disisipkan ke website dengan istilah PopUp dan mereka yang tidak mengetahuinya dan mengklik PopUp tersebut sehingga membuka website yang tidak baik untuk seumuran mereka. Dan hal yang memicu mereka adalah jiwa anak remaja masih labil dan penasaran terhadap sesuatu yang baru, dan mereka belum paham sekali mengenai hal-hal yang buruk seperti pornografi, kekerasan dan cybercrime yang ada di internet dan konsekuensinya bagi mereka. Jadi orangtualah yang seharusnya mengenalkan internet pada anak, bukan orang lain, mengenalkan internet berarti pula mengenalkan manfaatnya dan tujuan penggunaan internet. Karena itu, orangtua juga harus terlebih dahulu menguasai teknologi informasi, jangan jadi ortu yang gaptek. Sayangnya, seringkali anaknya sudah terlalu canggih, sementara orangtuanya tidak tahu apa-apa. Tidak tahu bagaimana membuka internet, juga tidak tahu apa-apa soal games yang suka dimainkan anak. Nanti ketika ada akibat buruknya, orangtua baru menyesal.

  1. Apakah orang tua harus membatasi penggunaan internet oleh anak-anak dan remaja? Mengapa atau mengapa tidak?

Orang tua harus membatasi penggunaan internet oleh anak-anak dan remaja melalui mendampingi mereka ketika mereka bermain dengan internet dan memberikan bimbingan kepada mereka dengan bahasa yang mudah di mengerti oleh mereka atau menggunakan aplikasi edutainment kepada anak-anak. Dan terapkanlah peraturan pada mereka misalnya sepulang sekolah boleh main komputer setelah mengerjakan PR selama tidak lebih dari 2 jam kalaupun internet tidak ada dirumah batasi uang jajan mereka agar tidak berpeluang main internet di warnet. Lalu gunakan software yang bisa memblocking situs-situs internet yang tidak perlu untuk seumuran mereka. Misalnya software parents lock yang dapat memproteksi anak dengan mengunci segala akses yang berbau seks dan kekerasan. Dan juga letakkan komputer di ruang keluarga dan bukan di dalam kamar anak. Meletakkan komputer di dalam kamar anak, itu akan mempersulit orangtua dalam hal pengawasan. Karena bisa saja mereka leluasa mengakses situs porno atau menggunakan games yang berbau kekerasaan dan sadis di dalam kamar terkunci. Bila komputer berada di ruang keluarga, keleluasaannya untuk mengakses situs pornopun mereka gak ada kesempatan. karena ada anggota keluarga yang lalu lalang di ruang tersebut. Jadi peran orang tua dalam mendidik anak dalam mengajarkan internet dan computer adalah penting di eraglobalisasi ini karena sejak balita pun anak-anak sudah bisa menggunakan computer.

Tidak ada komentar: